Jejak Pengikut Putri Tiongkok Kang Cing Wie di Sekitar Dalem Balingkang - Beritabangli.com

About Bangli

Jejak Pengikut Putri Tiongkok Kang Cing Wie di Sekitar Dalem Balingkang

Minggu, 05 Januari 2020 | 10:00 WITA
Jejak Pengikut Putri Tiongkok Kang Cing Wie di Sekitar Dalem Balingkang

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabangli.com, Bangli.
Sebelum adanya kekuasaan kerajaan Majapahit di Bali (1343 M) telah berdiri kerajaan besar yang disebut Dalem Balingkang. Pada masa itu Bali banyak mendapat pengaruh Hindu dari India. 
Sejalan dengan perkembangan agama Buddha di India yang kemudian menyebar ke daratan Asia lainnya terutama berkembang pesat di Tiongkok, maka Bali yang mempunyai hubungan baik dengan Tiongkok akhirnya juga kena pengaruh Buddha. Itu makanya ada dua pura Siwa-Buddha besar di Bali, yaitu Pura Batur dan Pura Besakih. 
Jadi paham Siwa-Buddha di Bali telah ada sebelum paham Siwa-Buddha Majapahit masuk ke Bali, terutama berkembang pesat pada masa pemerintahan Dalem Balingkang.
Seluruh wilayah pulau (satungkub Bali) dan masyarakatnya di zaman Bali Kuna pernah dikuasai dan dipimpin oleh tidak kurang dari 23 raja, dan yang paling terkenal banyak mengeluarkan prasastinya yaitu Sri Haji Jayapangus, yang kemudian juga lebih dikenal dengan sebutan Dalem Balingkang. 
"Pada masa pemerintahan Dalem Balingkang ini, sudah terjalin hubungan baik antar Bali dengan Tiongkok, pertama-tama lewat perdagangan yang kemudian diikuti oleh bidang kebudayaan. Hubungan baik itu ditandai oleh diberikannya hadiah seorang putri bangsawan Tiongkok yang bernama Kang Cing Wie kepada raja Bali Sri Haji Jayapangus sebagai permaisuri bergelar Paduka Çri Mahadewi Çaçangkajacihna (Paduka Sri Mahadewi Sasangkajacihna)," jelas Guru Besar Universitas Udayana Bali, Prof. Anastasia Sulistyawati dalam makalah seminar yang berjudul "Arsitektur Pura Dalem Balingkang Sebagai Salah Satu Daya Tarik Utama Wisatawan Tiongkok dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Bali".
Kedatangan putri bangsawan Tiongkok yang bernama Kang Cing Wie ke Bali disertai beberapa ratus pengikut. Ratusan pengikut sang putri kemudian bermukim di seputar wilayah kota Balingkang seperti, desa Ping’an (Pinggan), Pasar’ai (Serai = Pasar), Sia’in (Siakin), Belanding’an (Belandingan), Paketan (Paket’an=tempat arena perjudian).
Halaman :

TAGS : About Bangli Bangli Tiongkok Balingkang


Beritabangli.com - Media Online Bangli Bali Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Bangli, Bali, Nasional dan Dunia.



About bali Lainnya :


Berita Lainnya